Trio Rendra Yustiono, S.Kom Berita 24 Maret 2017 09:38 dibaca 1343x

Kepala Distrik Merauke, Kristian Ndiken mengatakan, Pihaknya akan terlibat dalam mengawasi kinerja dan kehadiran guru di sekolah yang ada dalam wilayah Distrik Merauke. Mengingat, masih banyak guru dan kepala sekolah khususnya sekolah pinggiran yang tidak menjalankan tugas dengan baik.

“Kita akan mengecek hasil kinerja terutama menyangkut daftar hadir dengan pihak sekolah.  Sesuai tupoksinya, para guru harus melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” ujar dia, Rabu (22/3).

Dikatakan, akan ada inspeksi mendadak (sidak) di sekolah-sekolah khususnya sekolah yang gurunya sering mangkir. Langkah selanjutnya, bisa saja berdampak pada penahanan gaji kepada guru atau kepala sekolah yang terkesan bandel tidak peduli terhadap aturan yang berlaku.

“Karena mangkirnya guru, merupakan sebab meningkatnya kebodohan siswa dan siswi. Masih banyak anak-anak kita yang belum bisa membaca, menulis dan menghitung.” Sementara itu, belum lama ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Felix Liem Gebze mengatakan, sudah diberhentikan 2 guru PNS yang tidak pernah menjalankan tugas.

Berbagai pendekatan dan sanksi sudah diberikan oleh dinas, namun tidak bisa merubah keadaan. Mereka masih saja tidak mau kembali ke tempat tugas selama berbulan-bulan bahkan tahun. Guru seperti ini tidak layak untuk dipertahankan, masih banyak guru lainnya yang sungguh-sungguh menjalankan tugas.(Get)

Sumber : suara.merauke.go.id

komentar ditutup