Geti Saga Berita Lain 27 Juli 2017 14:01 dibaca 279x

Grand Design Pembangunan Keluarga (GDPK) disebut akan membantu pemerintah mengatasi masalah sosial, pendidikan dan kesehatan.

Ketua Koalisi Kependudukan dan Pembangunan Papua, Jhon Rahail mengatakan, GDPK diharapkan segera dibangun di semua kabupaten di Papua untuk mengatasi berbagai beban yang diakibatkan perpindahan penduduk dari kabupaten pemekaran ke Kabupaten Merauke atau dari kampung ke kota.

Ia mencontohkan, salah satu masalah sosial yang sedang terjadi di Merauke kini, banyak anak jalanan dan anak aibon bukan asli Merauke, tetapi mereka datang dari kabupaten tetangga.

“Pemda Merauke bisa komunikasikan dengan pemerintah tiga kabupaten terkait untuk membantu biaya kesehatan dan pendidikan. Ada rekomendasi untuk disampaikan, supaya tidak memberatkan Pemda Merauke,” katanya, Rabu (26/7).

Menurutnya, solusi berikutnya, segera dibangun grand design di tiga kabupaten terkait untuk mengatasi semua masalah yang selama ini terjadi dan pengaruh perpindahan penduduk.

“Tantangan kependudukan, penduduk makin banyak, terjadi banyak kerusakan perilaku manusia. Jumlah penduduk usia remaja meningkat berdampak pada pergaulan dan karakter serta usia produktif membludak tantangan peluang kerja semakin berat,” ujarnya.

Katanya, ada beberapa isu kependudukan di Papua, pertama, tekanan penduduk, gerak penduduk dari kampung ke kota mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan.

Kedua, degradasi lingkungan, terjadi pemukiman liar, alih fungsi lahan dan potensi konflik horizontal dan ketiga, kualitas SDM (IPM), pendidikan, kesehatan, daya beli (kemiskinan) dan bonus demografi.

Bonus demografi terjadi akibat penurunan tingkat kematian dan rasio ketergantungan menurun karena jumlah penduduk usia tidak produktif (0-14 dan 60+) lebih rendah dibandingkan usia produktif.

 

komentar ditutup