Merauke - Distribusi pangan ke tingkat masyarakat menjadi perhatian pemerintah mengingat distribusi sangat menentukan ketahana pangan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Bambang Dwiatmoko menjelaskan hingga saat ini belum  terjadi kekurangan pangan di tingkat masyarakat meski telah memasuki musim kemarau. Ditambahkan dari hasil pemantauan dilapangan ketersediaan pangan masih cukup, sedangkan dari sisi distribusi masih berjalan baik. Namun masyarakat belum perkuat ketahanan pangan dengan mengolah lahan-lahan potensial disekitarnya dengan tanaman non beras seperti umbi-umbian sebagai makanan pokok.

“Pertama Kami memantau keadaan pasar, kemudian kami mendata daerah-daerah sentra produksi pangan. kita juga memantau distribusi pangan. Pangan tidak hanya dilihat dari sisi ketersediaan, tapi juga dari sisi distribusi. Ketimpangan distribusi itu  bisa menyebabkan kerawanan pangan. Oleh Karena itu distribusi juga menjadi sorotan kami agar distribusi pangan di Kabupaten Merauke ini baik sehingga tidak ada daerah dikategorikan daerah rawan pangan. Sampai saat ini, meskipun kondisi seperti ini belum ada laporan dari lapangan menyatakan ada rawan pangan” Kata Bambang Dwiatmoko.

Bambang Dwiatmoko mengemukakan pangan jangan diartikan dengan beras saja, namun pangan bisa saja berasal dari non beras, hewan, maupun ikan. Oleh karena itu ketahanan pangan harus benar-benar menjadi fokus perhatian pemerintah dan masyarakat dengan mengolah potensi-potensi pangan secara optimal di sentra-sentra produksi.

 

Sumber : RRI

komentar ditutup