Geti Saga Berita 30 Oktober 2017 18:45 dibaca 486x

Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani diminta memperjuangkan kenaikan harga jual beras petani Kabupaten Merauke, Papua dari harga Rp7.500 menjadi Rp10 ribu perkilogram. Hal itu disampaikan salah satu PPL Dinas Pertanian Merauke, Gianto dalam diskusi bersama menteri di Kampung Sarsang, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Sabtu (28/10).

Nilai jual beras petani Merauke perlu naik, lantaran harga barang dan kebutuhan di wilayah itu sangat mahal. “Selain itu, petani susah mendapatkan pupuk,” kata Gianto. Sekretaris Kampung Yabamaru, Tarsisius mengatakan, pemerintah pusat harus lebih memperhatikan kebutuhan petani Merauke, supaya pencanangan lumbung pangan nasional dapat terwujud. Menanggapi aspirasi itu, Menteri Puan Maharani mengatakan, semua keluhan akan diteruskan kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Pada kesempatan ini, Puan menyerahkan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani di Merauke, dan bantuan pupuk sebanyak 20 kardus. Bantuan pupuk tersebut menurutnya tidak banyak, tapi cukup bermanfaat membantu petani. Ia juga mengingatkan, supaya bantuan alat pertanian yang diberikan dijaga, agar tidak cepat rusak. “Alat tani yang diberikan mesti dijaga, diservis, jangan sampai cepat rusak karena dipakai sembarangan,” katanya.

Selain itu, juga diserahkan secara simbolis bantuan alat sekolah, kelengkapan rumah tangga, kompor, kipas angin, penanak nasi, pemanas nasi, dan peralatan lainnya. Diskusi dan penyerahan bantuan ini, juga dihadiri Menteri Kesehatan, Nila Moeloek dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

komentar ditutup