silahkan tunggu..sedang mencari..

Geografis

Rabu, 01-06-2011 | oleh : nugie | kategori : sekilas merauke | dibaca : 1959x

Sebelum pemekaran Kabupaten Merauke memiliki luas wilayah 119.749 Km2 (29% dari luas wilayah Provinsi Papua). Setelah pemekaran Kabupaten Merauke saat ini memiliki luas wilayah 45.071 Km2 membawahi 20 Distrik, 8 Kelurahan dan 160 Kampung.

Kabupaten Merauke merupakan salah satu dari 29 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua terletak dibagian selatan yang memiliki wilayah terluas diantara kabupaten/kota di Provinsi Papua. Secara geografis letak Kabupaten Merauke berada antara 1370 - 1410 BT  dan 50 00’9 00’ LS. Kabupaten Merauke terletak paling timur wilayah nusantara dengan batas-batas sebagai berikut :

  • Sebelah Utara dengan Kabupaten Boven Digoel dan Kabupaten Mappi
  • Sebelah Timur dengan Negara Papua New Guinea
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Arafura
  • Barat berbatasan dengan Laut Arafura

Keadaan Topografi Kabupaten Merauke umumnya datar dan berawa disepanjang pantai dengan kemiringan 0-3% dan kearah utara yakni mulai dari Distrik Tanah Miring, Jagebob, Elikobel, Muting dan Ulilin keadaan Topografinya bergelombang dengan kemiringan  0 – 8%. Kondisi Geografis Kabupaten Merauke yang relatif masih alami, merupakan tantangan serta peluang pengembangan bagi  Kabupaten Merauke yang masis menyimpan banyak potensi ekonomi untuk menunjang pembangunan. Untuk jelasnya dapat dilihat pada  tabel 1 sebagai berikut ini :

 

Tabel. I.1
Kemiringan Lereng di Kabupaten Merauke

Kelas Lereng

Luas             (Km2)

Persentase

Sebelah Wilayah

0–3 %

5.598

12,42

Kimaam, Okaba,Kurik, Semangga.

3–8 %

30.513

67,70

Merauke, Tanah Miring,
Jagebob, Sota.

8–12 %

18.960

19,88

Okaba, Kurik, Muting, Elikobel dan Ulilin,

Jumlah

45.071

100,00

 

                (Sumber : Bappeda Kabupaten Merauke)

 

Kemudian berdasarkan peta dasar Kabupaten Merauke terlihat sebagian besar daerah merupakan areal dataran yang berada pada ketinggian antara 0–60 m diatas permukaan laut. Wilayah yang benar-benar datar tersebut berada sebagian besar pada daerah selatan dan tengah. Daerah tersebut merupakan sentra penduduk yang memulai usaha pemanfaatan lahan untuk kegiatan budidaya dan konsentrasi pemukiman penduduk.

Keadaan penataan kota berkaitan dengan pembangunan rumah tempat tinggal Masyarakat di Kabupaten Merauke dilaksanakan seiring dengan penertiban penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Merauke yang telah dilaksanakan sejak tahun 1978 sampai dengan Tahun 2010 melalui Peraturan Daerah Kabupaten Merauke Nomor 5 Tahun 2008 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Tanggal 21 Oktober 2008 (Lembaran Daerah Kabupaten Merauke Tahun 2008 Nomor 5). Jumlah bangunan rumah tempat tinggal di Kabupaten Merauke mencapai 46.098 yang tersebar di 20 Distrik dengan jumlah rumah tempat tinggal terbanyak, yaitu : di Distrik Merauke sebanyak 20.034 rumah tinggal, sedangkan jumlah yang paling sedikit terdapat di Distrik Ngguti sebanyak 354 rumah tinggal. Hal tersebut dapat digambarkan pada tabel berikut ini :

 

TABEL I.2
Jumlah Bangunan Rumah Tinggal
Berdasarkan Distrik di Kabupaten Merauke

NO.

DISTRIK

JUMLAH BANGUNAN RUMAH

 

KETERANGAN

1.

KIMAAM

1.082

-

2.

TABONJI

1.013

-

3.

WAAN

979

-

4.

ILWAYAB

1.177

-

5.

OKABA

971

-

6.

TUBANG

526

-

7.

NGGUTI

354

-

8.

KAPTEL

427

-

9.

KURIK

3.360

-

10.

ANIMHA

322

-

11.

MALIND

2.139

-

12.

MERAUKE

20.034

-

13.

NAUKENJERAI

377

-

14.

SEMANGGA

3.307

-

15.

TANAH MIRING

4.249

-

16.

JAGEBOB

1.917

-

17.

SOTA

581

-

18.

MUTING

1.255

-

19.

ELIKOBEL

918

-

20.

ULILIN

1.110

-

Jumlah

46.098

-

(Sumber : Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Merauke)

Selasa, 30-10-2012
Kamis, 23-02-2012
Rabu, 08-06-2011
Rabu, 01-06-2011
Rabu, 01-06-2011
(berkomentarlah secara bertanggung-jawab)
Tanggal kemerdekaan Republik Indonesia? (jawab dengan angka)